INALUM Rayakan Usia Emas 50 Tahun, Teguhkan Peran Strategis di Industri Aluminium Nasional

Jakarta, 6 Januari 2026 — PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menapaki usia emas 50 tahun sebagai momentum refleksi perjalanan panjang sekaligus peneguhan eksistensinya di industri aluminium nasional. Lima dekade bukan sekadar angka, melainkan penanda konsistensi INALUM dalam menjaga relevansi, ketangguhan, dan kontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia.

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menegaskan bahwa sejak berdiri pada 1976, INALUM telah tumbuh seiring perjalanan bangsa dengan memanfaatkan energi hijau sebagai fondasi industrinya.

“Lima puluh tahun menjadi penanda bahwa INALUM terus bertumbuh bersama Indonesia. Sejak awal, INALUM hadir sebagai industri pengolahan aluminium berbasis energi terbarukan dan hingga kini tetap berkomitmen memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional serta manfaat bagi masyarakat,” ujar Melati.

Memasuki usia emas, INALUM memilih memaknai perayaan tidak semata melalui seremoni. Di tengah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah Sumatera, perusahaan memutuskan meniadakan agenda selebrasi publik Hari Ulang Tahun ke-50, seperti panggung hiburan dan jalan santai yang lazim digelar di sekitar wilayah operasional.

Sebagai gantinya, seluruh rangkaian perayaan dialihkan untuk kegiatan sosial dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Bantuan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Langkah ini mencerminkan empati perusahaan terhadap kondisi kemanusiaan sekaligus menegaskan keberpihakan INALUM kepada masyarakat.

“Ini adalah wujud tanggung jawab sosial kami sebagai BUMN strategis yang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat,” tambah Melati.

Perjalanan 50 tahun INALUM juga ditandai dengan capaian kinerja operasional yang mencatatkan tonggak sejarah baru. Sepanjang 2025, perusahaan berhasil mencatat All Time High Production sebesar 280.082 metrik ton dan All Time High Sales sebesar 280.141 metrik ton, tertinggi sepanjang sejarah operasional INALUM.

Pencapaian tersebut merupakan hasil penerapan inovasi berkelanjutan, penguatan efisiensi operasional, serta strategi bisnis yang adaptif dalam menghadapi dinamika industri aluminium global. Kinerja ini sekaligus menegaskan posisi INALUM sebagai produsen aluminium nasional yang tangguh dan berdaya saing.

Ke depan, INALUM menegaskan komitmennya untuk terus mengambil peran strategis melalui penguatan Industri Aluminium Terpadu, sejalan dengan upaya mendukung kemandirian industri nasional dan agenda hilirisasi.

Sebagai BUMN yang bergerak di industri aluminium terintegrasi, INALUM mengelola pembangkit listrik tenaga air (PLTA) serta memproduksi aluminium primer untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri dan pasar ekspor. Didirikan pada 6 Januari 1976 sebagai perusahaan patungan Indonesia–Jepang, INALUM sepenuhnya menjadi milik Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 2013.

Dalam perjalanannya, INALUM sempat menjadi holding industri pertambangan nasional pada 2018. Sejak 2023, perusahaan berstatus sebagai anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia) dan terus memperkuat perannya dalam mendukung industri strategis nasional.

Syukuran usia emas INALUM digelar secara hybrid dari Jakarta, Kuala Tanjung, dan Paritohan sebagai simbol sinergi operasional perusahaan. Pada momentum yang sama, INALUM juga melaksanakan Operasi Katarak Gratis bagi masyarakat serta Gerakan Donor Darah bekerja sama dengan PMI Batu Bara di Tanjung Gading, Sumatera Utara.

Lima puluh tahun perjalanan INALUM menegaskan satu pesan penting: keberlanjutan industri hanya dapat dicapai ketika pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan kepedulian sosial dan tanggung jawab lingkungan.(adv)

Previous Post Next Post

Advertise

Advertise

نموذج الاتصال